Penguatan Kapasitas Kader Sehat Jiwa untuk Pencegahan Bunuh Diri di Kalurahan Pacarejo dari UNY Yogy

Sumaryadi 04 September 2026 08:43:33 WIB

Pacarejo (SIDA ) - Pemerintah Kalurahan Pacarejo menggelar workshop peningkatan kapasitas Kader Sehat Jiwa sebagai langkah nyata memperkuat kesehatan mental masyarakat dan mitigasi risiko bunuh diri pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan krusial ini berlangsung secara khidmat di Aula Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, dengan menghadirkan narasumber ahli dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Pertemuan strategis ini dihadiri secara terpadu oleh Pamong Kalurahan, pengurus dan anggota PKK Kalurahan, serta Kader Kesehatan dari seluruh padukuhan di wilayah Pacarejo. Sinergi lintas elemen ini menjadi kunci utama karena mereka merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dan memiliki kedekatan emosional dengan dinamika keseharian warga.

Dalam sambutannya, Lurah Pacarejo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kolaborasi edukatif ini. Pihak kalurahan menegaskan komitmennya untuk memastikan materi yang didapat tidak berhenti di ruang pertemuan saja.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kegiatan ini. Pemerintah Kalurahan Pacarejo sangat terbantu dengan adanya pembekalan ini dan kami siap menerima serta mengawal seluruh tindak lanjut dari program penguatan kapasitas ini di lapangan demi keselamatan warga kami," tegas Lurah Pacarejo.

Sebagai narasumber utama, Dosen Fakultas Psikologi UNY, Ibu Kumala Widya Rochmani, S.Psi., M.Psi, memaparkan materi komprehensif mengenai pentingnya peran komunitas dalam membaca sinyal krisis psikologis. Beliau menekankan bahwa kepedulian lingkungan sekitar adalah benteng terkuat dalam pencegahan tindakan bunuh diri.

"Pencegahan bunuh diri terbaik dimulai dari lingkaran terdekat. Pamong, PKK, dan kader harus memiliki kepekaan untuk menjadi pendengar yang aman tanpa menghakimi, serta mampu mengenali perubahan perilaku drastis pada warga sebelum krisis tersebut mendalam," jelas Ibu Kumala Widya Rochmani dalam arahannya.

Kolaborasi Peran di Lapangan

Melalui lokakarya ini, setiap unsur peserta dibekali pembagian peran yang komplementer untuk menciptakan jaring pengaman sosial yang kokoh di Pacarejo:

  • Pamong Kalurahan: Berperan penuh dalam aspek kebijakan lokal, dukungan fasilitas, dan koordinasi cepat tanggap birokrasi.
  • PKK Kalurahan: Bergerak sebagai motor edukasi di ruang domestik, memastikan pemahaman kesehatan mental menyentuh unit keluarga terkecil.
  • Kader Kesehatan: Bertindak sebagai perpanjangan tangan medis untuk melakukan penyisiran, pendekatan empati yang humanis, dan pendampingan warga rentan.

Selain dibekali teknik komunikasi terapeutik, seluruh peserta juga dipandu untuk memahami alur rujukan layanan kesehatan jiwa formal. Jika pamong, PKK, atau kader menemukan warga yang menunjukkan indikasi depresi berat atau kecenderungan menyakiti diri sendiri, mereka kini dapat dengan cepat mengoordinasikannya ke Puskesmas  maupun psikolog klinis untuk penanganan medis yang cepat dan manusiawi.

Langkah preventif yang dilaksanakan pada awal September 2026 ini diharapkan mampu mengikis stigma negatif seputar kesehatan mental yang selama ini sering membuat penderita merasa terisolasi. Melalui sinergi erat bersama UNY, Pemerintah Kalurahan Pacarejo berkomitmen mewujudkan ruang hidup desa yang inklusif, suportif, dan saling menjaga keselamatan jiwa satu sama lain.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial